Sunday, April 19, 2009

Facebook phenomena


Once I arrived home my elder son greeted me with “Ummi, can I have a facebook?”. Honestly, it’s surprised me that my eight and a half years old son knew facebook and even want to have one. Calming myself I asked him “what for honey?.” He answered my question by saying, “my friends were already have one” and he named his friends loud and clear to my ear. “Well, OK then. You have my permit ion. Now, you have to ask abi’s” I said. Without any delay he rang my husband cell phone and said,” Assalamualaikum abi. Bi, can I have a facebook?” barely I could hear my husband asked my son about me and my son answered,”Ummi had already given me a permit ion.” I didn’t know what else they’re talking about. I’s heading to my bathroom to clean myself when they hang up.

A few seconds later, I’s knocked. “Ummi, abi’s OK. Can I create now?” he said impatiently. Uppss…that’s it. Just like usual, when he wanted something then he wanted right away. “OK, let me finish here. I’ll be there in a minutes.”

After get dressed I went to the living room and saw my husband laptop had already set up. Later I know that my son turned it on and install the modem during my absent. I just smiled to his behave. “OK, let’s try” I said. He’s so enthusiast of what we’re doing. I opened the browser and typed http://www.facebook.com. Started to create an account and explained to my son the menu.

Tet tot!! Problem #1: he didn’t have an email account so that we had to create one. I explained to my son about it. He nodded and said, “let’s created it.” I figured out what account to create. Instantly I chose to create a free yahoo mail. I opened new tab and typed http://www.yahoo.com, started to create an email account. Filled the form and answered all my son questions then submitting the form.

Tet tot!! Problem #2: he’s too young to have an email account. I explained to him about it. He looked so upset and went to bed.

Feeling sleepy I exit the browser, disconnected the internet and turned off the laptop. There’s a kind of relieved that we didn’t succeed. Actually I was a little bit worried and unsure about the idea. That’s it, it’s over-full stop.

A few days later, after my dinner, he asked me again about the facebook.

Weeks later he asked me again about the facebook.

And now, months later, he asks me again about the facebook. What can I say? I give him the fact that he’s too young to have one. Promptly he give me the idea to manipulate his year of birth. @#&$???...!!!

-Ummi kehabisan akal-

Tuesday, March 17, 2009

Abi kok kotol sich ?


Beberapa hari yang lalu, terdapat percakapan yang sungguh membuat aku terhenyak, terpesona, kaget, lucu ingin ketawa, ingin marah (gak mungkin), serprais (surprized), terbelalak dan temen-temennya.
Bukan cuman aku yang kaget, tapi seisi kamar juga kaget.

Spontan aku sedih dan senyum (bingung kan ? hehehe...). Semakin penasaran kan ?

Kejadiannya waktu itu aku sedang berkelakar di kamar, tepatnya sedang tidur-tiduran dan bercanda dengan si twins (kembar) beserta bundanya. Sebelum percakapan itu, secara bergiliran Dhiya' dan Ahmad melakukan kebaikan dengan cara "idek-idek" (menginjak-injak badan:red). Gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba Ahmad menawarkan kebaikan itu. Biasanya aku yang memohon ke mereka jika badanku terasa "remmek" (capek:red) untuk "idek-idek" badan walau dengan hanya membelikan mereka permen, ice cream atau mengajak mereka untuk ke indomaret membeli sesuatu naek si "kutrik ireng".
Tapi kok tiba-tiba mereka menawarkan diri. Ya udah, dengan senang hati dan merasa semakin sayang aku mau :). Selesai melakukan kebaikan itu, Ahmad langsung lompat dan tidur di samping kiriku. Dalam posisi masih tengkurap aku melihat ke sisi kiriku. Ahmad sedang berbicara ke aku.
Setelah Ahmad bercerita ke sana kemari, aku mengajukan pertanyaan :

Ayah : Adek Ahmad...
Ahmad : ha ?
Ayah : Ee... gimana caranya menjawab kalau dipanggil Abi. Adek Ahmad...
Ahmad : Iya Abi...
Ayah : Gitu donk, anak sholeh :)
Adek Ahmad kok ganteng banget sich ? Putranya siapa sich ?
Ahmad : Putlanya Abi ... (sambil senyum)
Ayah : Iya, putranya abi sama ummi ya (sambil melirik ke bundanya)
Ahmad : Iya...
Ayah : Trus... mana ciumnya ?
Dengan secepat petir (bukan kilat) dia memberikan bibirnya ke pipiku (kanan dan kiri) terakhir ke bibirku (ojo ngeres lho pikirane :P)
Ayah : Umminya kok gak dicium ?
Lalu dia menuju ke bundanya untuk melakukan hal yang sama.
S
i bungsu Ahmad tiba-tiba memegang tangan kiriku dan berkata
Ahmad :Abi kok kotol sich ? (kotor maksudnya)
Ayah : Kotor ? Kotor kenapa adek ? (sambil mencari-cari kotoran di tangan kiri aku bingung, lalu aku bertanya)
Abi kan sudah mandi tadi Adek
Ahmad : Iya, abi kok kotol. Tangannya kotol tuch... (sambil menunjuk ke tangan kiriku lagi)
Ayah : Mana dek yang kotor ?
Ahmad : Itu tangannya abi kotol (lalu dia menunjuk tangan bundanya sambil berkata)
Itu tangan ummi bersih, tangan abi kotol, jolok (jorok maksudnya)
Ayah : ...???????? (huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.......... ini mah item nak, bukan kotor)

Huahuahahahahaa... oalah nak-nak... kamu itu kok lucu banget sich. Untung kamu masih lugu, kalau enggak kan ya... Abi bisa bunuh diri =))

-from the deepest of my heart, i love you Ahmad-

Friday, October 10, 2008

Hari pertama olahraga setelah puasa

Akhirnya aku bisa olahraga lagi hari ini, Alhamdulillaah...
Setelah sebulan penuh ples 2 mingguan aku meninggalkan rutinitas olahraga.

Biasanya aku olahraga hari jum'at pagi di daerah kuningan. Futsal... iya... futsal... itu adalah olahraga favorit ku. Selain di daerah kuningan, aku juga biasanya bermain futsal hari sabtu malam di daerah ciganjur (depok), atau hari minggu malam di daerah senayan. Kalau di daerah ciganjur, aku bermain dengan temen-temen kerja ples ngajak temen-temen sekolahku di SMA dulu. Kalau hari minggu aku biasanya bermain dengan temen-temen SMA dulu saja. Kadang ada tim luar yang mengajak untuk tanding persahabatan, kadang main-main biasa.

Kalau hari sabtu aku sudah bermain futsal, biasanya hari minggu aku off. Harus membagi waktu dengan si kecil and mamanya si kecil :D
Kalau nggak gitu, ntar ada embargo ya... gigit jadi dech, tidur di luar dech, makan di warteg dech... hehehe... just kidding.

Hari pertama olahraga ini aku merasakan tidak seperti biasanya. Capek sich tidak seberapa, tapi enkel kaki ini kok sepertinya rentan sekali. Buat tumpuhan nendang bola kick-off aja kesleo, tapi dikit. Alhamdulillaah bisa maen lagi. Tadi juga sempat yang kanan kesleo dikit. Alhamdulillaah juga masih bisa maen lagi.

Oh iya... hari ini aku mencoba menggunakan sepatu baru :)
Aku beli di salah satu toko deket dengan air mancur HI (Hotel Indonesia - sekarang jadi Kempinski), dianter temenku. Aku suka modelnya, belum pernah aku punya sepatu futsal yang bisa digunakan untuk jalan sekalian, hehehe... Tapi warnanya itu lho... Gold/Emas. Gak kuat mannnn...
Kalau di jalan bukan orangnya yang diliat, tapi sepatunya. Menyilaukan mata... :D

Sepatunya sedikit agak kebesaran, tapi moga aja dengan diakalin dikit bisa lebih enak digunakannya dan bisa lebih maksimal penggunaannya ;)
Kaki kelingking sedikit panas, karena sepatu baru digunakan untuk futsal. Jadi... tunggu kabar selanjutnya ;)

si ya...
Jumatan yuuuk...

-pumav1.08LSTrainer-